Menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi (High Level Meeting) Tim Pengendalian Inflasi Daerah yang belum lama ini dilaksanakan di ruang rapat Wakil Bupati (3/12) kali ini TPID Majene menggelar Rapat teknis yang di pimpin langsung oleh Wakil Bupati Majene H. Lukman Nurman, di ruang rapat Bapeda Rabu 11 Desember 2019. Rapat koordinasi bersama Bank Indonesia kali ini hanya menghadirkan Dinas terkait recana pelaksanaan pasar lelang, dari Dinas Pertanian, peternakan dan Perkebunan hadir Kepala Dinas H. Burhan, Kabid Hortikultura, Kabid Tanaman Pangan, yang Mewakili Kabid Peternakan, kemudian dari Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kepala Dinas Hj. Hasdinar Asri bersama Kabid. Perdagangan. Turut hadir Kepala Dinas Ketahanan Pangan
Pertemuan yang di pandu oleh Kepala Bappeda selaku Ketua Tim Sekretariat TPID Hj. Andi Adlina Basaroe, menghadirkan Manager Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia KPW Sulawesi Barat Rizky Satya Pradhana. Dalam arahan Wakil bupati mengharapkan pasar lelang ini bisa terwujud “Banyak sekali manfaat pasar lelang, yakni petani menikmati harga tertinggi, tercipta stabilitas harga komoditas, memangkas rantai pasok, tata kelola efisien, transparan dan fair,” ungkap mantan ketua DPRD Majene “namun kalo diyakini apabila saat panen raya tidak harga komoditas tidak akan anjlok maka mungkin pasar lelang ini belum di perlukan, tapi itu semua harus berbasis data” tambahnya.


Sementara dari Bank Indoensia menyampaikan bahwasanya sering terjadi harga komoditi di pasaran tinggi tapi harga di petani masih rendah kadang masih ada gap harga yang sangat tajam “yang unik, fluktuasi harga bawang merah di produsen relatif stabil, namun fluktuasi harga di level konsumen tinggi, hal ini menunjukkan adanya indikasi panjangnya rantai distribusi” Ujar Rizki Satya Manajer Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia”

      

Dalam pertemuan tersebut disepakatin agar pelaksanaan pasar lelang segera dipersiapkan agar pelaksanaanya pada saat panen bawang dapat segera terealisasi.