Panitia Pertimbangan Landeform (PPL) melaksanakan sidang membahas redistribusi tanah di Kabupaten Majene, bertempat di Ruang Rapat Bupati, Kamis 16 Juni 2022.

Melalui sidang itu, diharapkan persetujuan tentang landreform redistribusi tanah dapat berjalan dengan baik tanpa menimbulkan sengketa, terutama tata letak dan batas-batasnya.

Tujuan Redistribusi Tanah adalah memberikan dasar pemilikan tanah sekaligus memberi kepastian hukum hak atas tanah kepada subjek yang memenuhi persyaratan sehingga dapat memperbaiki serta meningkatkan keadaan sosial ekonomi subjek redistribusi tanah.

“Dengan adanya redistribusi ini nantinya, masyarakat sudah dapat memiliki bukti hak kepemilikan tanah yang sah sehingga sertifikatnya dapat dipergunakan sebagai jaminan apabila ada keperluan yang mendesak,” kata Bupati Andi Achmad Syukri Tammalele.

Redistribusi Tanah adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah dalam rangka pembagian dan atau pemberian tanah yang bersumber dari Objek Redistribusi Tanah kepada Subjek Redistribusi Tanah dengan pemberian tanda bukti hak berupa sertifikat.

Redistribusi Tanah merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria (UUPA), Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2018 tentang Reforma Agraria.