Pemkab Majene menetapkan status Siaga Darurat Bencana terkait meluasnya penyebaran dan penularan Corona Virus Desease (Covid-19) atau yang lebih familiar dikenal sebagai Corona.

Status tersebut ditetapkan dalam rapat Forkopimda bersama OPD terkait di ruang rapat Wakil Bupati pada 17 Maret 2020.

 

Status tersebut mengharuskan Pemkab Majene mengambil keputusan strategis diantaranya :

  1. Membentuk gugus tugas penanganan virus corona;
  2. Agar Dinas Kesehatan melakukan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum;
  3. Melaksanakan kegiatan belajar di rumah bagi murid PAUD, TK, SD, dan SLTP dari tanggal 18 sampai 31 Maret 2020;
  4. Pimpinan OPD bertanggung jawab melaporkan kepada pihak terkait bilamana ada pegawainya yang terindikasi tertular virus covid-19;
  5. Camat agar memantau masyarakat di wilayahnya dan agar segera melaporkan ke gugus tugas di BPBD Majene bilamana ada warga yang terindikasi terjangkit virus covid-19;
  6. ASN dapat bekerja dirumah dengan syarat dan ketentuan tertentu, diantaranya tidak mengganggu penyelayanan; Kepala OPD membagi jam kerja ASN di instansinya menjadi 2 shift yang selanjutnya diinformasikan ke BKPSDM; dan ASN dibebaskan dari mengisi aktifitas pada aplikasi MP3 Kinerja dari tanggal 18 sampai 31 Maret 2020 sebagai dasar pembayaran TPP;
  7. Khusus jam kerja ASN Guru diatur lebih lanjut oleh Disdikpora;
  8. ASN dan Murid sekolah mengurangi aktivitas di luar rumah;
  9. Menghindari kegiatan yang menghadirkan banyak peserta;
  10. Perjalanan dinas dipilih selektif menurut skala prioritas dan melalui persetujuan Bupati dan atau Wakil Bupati;
  11. Menjaga kebersihan di OPD masing-masing, minimal dengan penyediaan hand sanitizer;
  12. Mengidintefikasi penumpang kapal perintis yang merapat di pelabuhan Majene;
  13. Jika ada warga Majene yang terindikasi Corona, agar langsung dirujuk ke Makassar tanpa perlu menunggu persetujuan online dari pihak RS di Makassar;
  14. Proses antisipasi di tempat ibadah selanjutnya akan diatur oleh Kementerian Agama; dan
  15. Membiasakan mencuci tangan pake sabun selama 20 detik dan meminimalisir berjabat tangan langsung dalam berinteraksi sosial.

Hasil rapat tersebut selanjutnya akan dituangkan menjadi SK Bupati Majene.