Burhan, nelayan pencari cumi asal Lingkungan labuang Kelurahan Mosso Kecamatan Sendana, diperkirakan hilang di laut saat mencari cumi pada Rabu 10 Juli 2019.

Burhan berangkat melaut dari rumahnya pada pukul 5 sore dan sampai saat ini Jumat pagi 12 Juli belum juga kembali, sementara normalnya nelayan cumi yang berangkat pada sore hari akan kembali ke darat pada tengah malam, tapi sampai Kamis pagi 11 Juli keesokan harinya korban belum datang sehingga keluarga korban memutuskan untuk melapor ke Polsek Sendana yang kemudian berkordinasi dengan BPBD Majene meneruskan laporan ke Basarnas Provinsi di Mamuju.

Gunawan, Kabid Kedaruratan BPBD Majene menjelaskan tim SAR Mamuju langsung meluncur sesaat setelah menerima laporan dan tiba di lokasi pukul 4 sore kemudian langsung melakukan pencarian tapi hasilnya masih nihil. Jumat pagi ini tim SAR kembali lagi ke laut untuk melakukan pencarian dan diperkirakan pukul 12 siang baru kembali ke darat.

Pemkab Majene diwakili Wakil Bupati Lukman, Kepala BPBD, Camat, Kapololsek, Danramil, dan pemerintah Kelurahan Mosso juga telah mengunjungi langsung rumah korban dan menyampaikan simpati sekaligus menyatakan akan terus melakukan pencarian.