Majene,- Wakil Bupati Arismunandar,S.STP membuka konvergensi lintas sektor/ lintas program dalam upaya percepatan penurunan stunting di Ruang Rapat Wakil Bupati, Rabu, 29/6/2022.

“Saat ini kita fokus pada penyusunan draft Perda yang mengatur penganggaran persoalan stunting dalam anggaran  dana desa (ADD),” kata Arismunandar.

Sejak awal tahun tim gugus tugas (TGT) penurunan prevalensi stunting telah bergerak dan telah mengarah pada Aksi ke-5 yaitu penguatan PKM untuk pembangunan manusia.

“Beberapa aksi dan intervensi telah dilaksanakan dan telah membuahkan hasil  positif, dimana penurunan stunting sudah terlihat meski hanya berkisar 0,3 persen, walaupun masih berada dalam kondisi pandemi dan recofusing anggaran, kita masih bisa menurunkan angka stunting di daerah kita ini,” lanjut Arismunandar yang juga ketua tim percepatan penurunan stunting kabupaten.

Dalam rakor itu, tim Iney Binabangda, Heryadi selaku narasumber terkait pemenuhan dokumen pelaporan website monitoring menyampaikan berbagai perubahan dan penambahan fitur dalam web monitoring 2022.

Perubahan fitur itu mencakup penambahan keluarga beresiko stunting pada data sasaran, penyesuaian indikator menjadi 29 indikator essential dan 35 indikator suplay.