Sebanyak 15 Desa/Kelurahan dari 2 Kecamatan, Banggae dan Banggae Timur, mendistribusikan BLT (Bantuan Langsung Tunai) bagi warga kurang mampu yang terdampak Covid-19, pada Selasa, 12 Maret 2020.

Pembagian dilakukan melalui Desa/Kelurahan masing-masing yang menentukan tempat yang memungkinkan distribusi dapat dilakukan tanpa mengabaikan jarak aman antar orang, seperti di gedung pertemuan atau sekolah-sekolah.

BLT yang dibagikan adalah BLT yang bersumber dari APBD Majene, sementara BLT yang bersumber dari APBN masih menunggu perkembangan selanjutnya.

BLT dibagikan kepada tiap KK (Kepala Keluarga) yang menerima 600 Ribu Rupiah perbulan yang akan diberikan selama 3 bulan kedepan.

Warga antri di depan Gedung Assamalewuang, menunggu panggilan untuk menerima BLT

Syarat utama untuk mendapatkan BLT adalah nama yang bersangkutan ada dalam daftar penerima BLT. Daftar tersebut dikeluarkan oleh kementerian Sosial RI yang diserahkan oleh Dinas Sosial Kabupaten ke masing-masing Desa/Kelurahan untuk selanjutnya diverifikasi.

Menurut salah satu pegawai Dinas Sosial Majene, daftar penerima yang diterbitkan oleh kementerian Sosial RI tersebut bersumber dari data BPS (Biro Pusat Statistik) tahun 2015 yang dikumpulkan dari Desa/Kelurahan. Karena merupakan data lama, sangat potensial untuk terjadi ketidaksesuaian dengan data warga terkini, karenanya pihak Desa/Kelurahan diberikan kewenangan untuk melakukan seleksi penerima sesuai data terkini.

Dengan kewenangan tersebut, Desa/Kelurahan dapat mengeluarkan nama penerima jika kondisi faktual orang tersebut sudah tidak layak untuk menrima BLT, sebaliknya, Desa/Kelurahan juga dapat memasukkan nama orang yang tidak terdapat dalam daftar penerima jika kondisi faktual orang tersebut layak untuk mendapatkan BLT.

Jika setelah verifikasi masih ada warga kurang mampu terdampak covid yang belum mendapatkan bantuan apapun, maka orang tersebut bisa melaporkan diri ke Desa/Kelurahan untuk dimasukkan ke dalam perubahan data susulan, yang bila disetujui akan menerima bantuan pada bulan berikutnya.

Disamping itu, ada persyaratan lain yang harus dipenuhi untuk mendapatkan BLT dan bantuan sejenis, diantaranya bukan PNS, TNI/Polri, dan Pensiunan, dan juga bukan penerima bantuan sejenis, seperti PKH (Program Keluarga Harapan) maupun KKS (Kartu Smbako).

Kartu Sembako

Selain BLT, Kartu Sembako juga disalurkan di 8 Kecamatan se-Majene mulai Senin sampai Jumat, 11-15 Mei 2020.

Kartu Sembako berisi saldo 200 ribu Rupiah per bulan yang bisa ditukarkan dengan sembako seperti beras, daging ayam beku, telur, dan lainnya, di agen sembako yang telah ditunjuk.

Untuk tahun 2020 ini, kartu sembako akan diisi saldo 200 ribu Rupiah setiap bulan mulai dari bulan April sampai Desember.

Kartu sembako akan dibagikan kepada 2.678 KK di Majene. Sama dengan BLT, daftar penerima Kartu sembako juga dikeluarkan oleh Kementerian Sosial RI.