Upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI yang ke-74 di Kabupaten Majene dilangsungkan di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene, Sabtu 17 Agustus 2019.

 

Bupati Majene Fahmi Massiara bertindak selaku inspektur upacara, dan Kapten Infanteri Syarifuddin sebagai komandan upacara.

 

Inspektur upacara menyerahkan bendera kepada Paskibra

 

Peserta upacara terdiri dari berbagai elemen yaitu murid SD, SLTP, SLTA, Mahasiswa, TNI dari Kodim 1401 dan Kipan A 721/MKS, Polri dari Polres, ASN Pemda, PGRI, Rutan Kelas II/B, Satpol PP, DLLAJR, Damkar, KNPI, dan Pemuda Pancasila.

 

Sebelum pengibaran bendera Merah Putih sebagai acara puncak peringatan detik-detik proklamasi, terlebih dahulu diawali dengan bunyi sirine dan letusan tembakan, kemudian pembacaan teks proklamasi oleh Wakil Ketua DPRD Majene Hasbina Arif Saleh, dan pembacaan doa oleh Kepala Kantor Kemenag.

 

Paskibra menyiapkan bendera untuk dikibarkan

 

Setelah pengibaran bendera, 100 anggota paduan suara dari SLTP se-Kabupaten Majene kemudian menyanyikan lagu-lagu perjuangan Maju Tak Gentar dan Hari Merdeka, serta Mars Majene.

 

Paduan suara SLTP menyanyikan lagu perjuangan

 

Yang cukup unik dalam peringatan tahun ini adalah pengibaran bendera Merah Putih berukuran besar dengan menggunakan media layang-layang khas Mandar yaitu La’layallake. Hal ini dimungkinkan karena peringatan HUT Kemerdekaan pada bulan Agustus bertepatan dengan waktu yang dikenal masyarakat Mandar sebagai Musim Timor, waktu untuk menerbangkan layang-layang, karena angin yang berhembus melimpah dan jarang terjadi hujan.

 

Bendera diikatkan ke tali layang-layang yang sepertinya sengaja dibuat untuk menerbangkan bendera tersebut, dapat dilihat dari ekor la’layallake yang ber-pata (corak) angka 74.

 

Layang-layang di kiri atas menerbangkan bendera Merah Putih di kanan bawah

 

Setelah upacara selesai kemudian diadakan ramah tamah antara Bupati dan Forkopimda dengan para veteran dari LVRI (Lembaga Veteran Republik Indonesia).

 

Dalam ramah tamah tersebut seorang veteran yang mewakili Ketua LVRI Majene menyampaikan harapan agar pemerintah dapat lebih memperhatikan kesejahteraan para veteran.

 

Perwakilan veteran menyampaikan harapan kepada pemerintah

 

Menjawab itu, Fahmi Massiara menginstruksikan kepada Disperkimber (Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Kebersihan) agar para veteran dapat diprioritaskan untuk mendapatkan bantuan bedah rumah. Dalam kesempatan itu Bupati juga menyerahkan bingkisan dari Dinas Sosial kepada para veteran.