Kemendes, PDT dan Transmigrasi RI Target Rampungkan Sertifikat Transmigran di Tahun 2019

Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI dan Dirjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementrian Desa PDT dan Transmigrasi.

Dirjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementrian Desa PDT Transmigrasi RI Muhmmad Nurdin menandatangani prasasti kegiatan pembangunan jembatan sungai Maitti di kecamatan Ulumanda dan kegiatan peningkatan jalan poros pengubung Tandeallo. Penandatanganan dilakukan di ruang pola kantor bupati Majene 25 September yang diturut disaksikan wakil ketua komisi V DPR RI Dapil Sulbar Ibnu Munzir, bersama Seketraris Daerah Majene Andi Syukri Tammalele. Proyek tersebut telah selesai dilaksanakan dengan nilai anggaran Rp. 3.905.232.526 untuk proyek jembatan dan kegiatan peningkatan jalan poros pengubung Tandeallo – Ulumanda senilai Rp.1.159.005.405.

Di kesempatan itu juga diserahkan bantuan sarana dan prasarana  peningkatan jalan penghubung satu paket serta pembangunan jembatan 30 meter, kepada pemerintah kabupaten Majene. Dirjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementrian Desa PDT Transmigrasi RI Muhmmad Nurdin mengatakan, setelah pembangunan infrastruktur jalan di wilayah transmigrasi Kementrian PDT dan Transmigrasi RI akan mengupayakan pembangunan fasilitas sosial seperti Masjid dan sertifikat kepemilikan tanah oleh masyarakat transmigrasi di Kolehalang. “ kami komitmen akan menyelesaikan masalah sertifikat tanah paling lambat 2019 sudah selesai, dengan catatan pemerintah desa dan kabupaten ikut memberikan dukunganya, khususnya terkait syarat kepegurusan tanah yang tidak boleh bersinggungan dengan kehutanan dan mempercepat penerbitan SK Bupati ” terangnya.

Wakil ketua komisi V DPR RI Ibnu Munzir  mengatakan siap memperjuangkan kepentingan masyarakat di desa melalui anggaran dana desa. “ saat pembahasan di Banggar, program dari Kementrian Desa PDT dan Transmigrasi selalu cepat kami bahas, tidak pernah lama karna kami tau itu sangat urgen dilakukan” terang Ibnu Munzir yang juga merupakan salah satu tokoh pembentukan Provinsi Sulawesi Barat.

Sekertaris Kabupaten Majene A. Syukri Tammalele yang mewakili Bupati dan Wakil Bupati yang tengah bertugas di luar daerah mengaku bersyukur dengan berbagai program pembangunan infrastruktur di laksanakan di Majene. Termasuk program transmigrasi di wilayah Ulumanda, ia berharap kedepan program ini akan berjalan dengan baik, dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan pemerintah. “Infrastruktur merupakan hal yang vital, bukan hanya menjadi sarana penunjang aktifitas sosial masyarakat tapi juga mendukung kegiatan perekonomian masyarakat setempat kami akui, kelemahan yang masih belum kami tutupi dengan maksimal. Dibeberapa titik, khususnya di wilayah dengan kondisi geografis yang cukup  menantang dan terpencil” jelasnya.

Pembangunan penempatan di kawasan transmigrasi di Kabupaten Majene. Sejak program tersebut hadir, salah satu daerah yang menjadi lokus kegitan berada di Kolehalang kecamatan Ulumanda.  Pada tahun 2011 dan 2013 sebanyak 250 KK di tempatkan diwilayah tersebut. Lalu di tahun 2018 ini kembali di usulkan  menjadi 300 KK sesuai dengan daya tampung di SP2 Tama’jannang. Dalam perjalanannya, saat itu pemerintah baru mampu merealisasikan  sebanyak 25 KK. Namun Berkat dukungan kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), infrastruktur yang di bangun oleh SPI telah rampung 100 %.

Administrator

Leave a Reply

Your email address will not be published.