Bagan Struktur Organisasi Inspektorat Daerah (Klik di sini)

Susunan struktur organisasi Inspektorat Daerah terdiri dari :

  1. Inspektur;
  2. Sekretaris membawahi :
    • Sub Bagian Administrasi, Umum dan Kepegawaian;
    • Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan.
  3. Inspektur Pembantu Wilayah I;
  4. Inspektur Pembantu Wilayah II;
  5. Inspektur Pembantu Wilayah III.
  6. Pejabat Fungsional.

 

Tugas Pokok dan Fungsi

Inspektur

Inspektorat Daerah Kabupaten, dipimpin oleh seorang Inspektur yang bertanggung jawab kepada Bupati melalui sekretaris daerah yang mempunyai tugas pokok membantu Bupati membina dan mengawasi pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah  dan tugas pembantuan oleh perangkat daerah.

Dalam melaksanakan tugas,  Inspektur menyelenggarakan fungsinya mengkoordinir, mengarahkan, membimbing, membina dan memberdayakan unsur menejemen satuan kerja perangkat daerah bidang pengawasan, meliputi:

  1. Perumusan kebijakan teknis bidang pengawasan dan fasilitasi bidang pengawasan;
  2. Pelaksanaan pengawasan internal terhadap kinerja dan keuangan melalui audit,reviu, evaluasi, pemantauan dan kegiatan pengawasan lainnya;
  3. Pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu atas penugasan bupati;
  4. Penyusunan laporan hasil pengawasan;
  5. Pelaksanaan administrasi inspektorat kkabupaten;
  6. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati atau atasan.

Sekretariat

 

Sekretariat sebagaimana,  dipimpin oleh seorang sekretaris yang mempunyai tugas pokok membantu inspektur menyiapkan bahan koordinasi pengawasan dan memberikan pelayanan administratif, kepada semua urusan di lingkungan inspektorat memfasilitasi unsur manajemen satuan kerja perangkat daerah bidang pengawasan.

Dalam menyelenggarakan tugas pokok,  sekretaris mempunyai fungsi, meliputi:

  1. Pengkoordinasian perumusan kebijakan dan peraturan perundang–undangan di bidang pengawasan;
  2. Pengkoordinasian penyusunan perencanaan strategis jangka panjang, jangka menengah, dan jangka pendek inspektorat;
  3. Pengkoordinasian pelaksanaan kebijakan, program dan kegiatan perencanaan,administrasi umum, kepegawaian dan keuangan;
  4. Mengkoordinir pelaksanaan kebijakan, program dan kegiatan pemantauan, monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengawasan;
  5. Mengkoordinir pelaksanaan tindak lanjut rekomendasi hasil pengawasan
  6. Pelayanan dan dukungan administrasi perencanaan, keuangan, kepegawaian, peralatan umum dan kerumahtanggaan pada unit kerja lingkup inspektorat;
  7. Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas Inspektorat Daerah dan memeberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan;
  8. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai bidang tugasnya.

Sekretariat inspektorat daerah, terdiri dari :

  1. Sub Bagian Administrasi Umum dan kepegawaian;
  2. Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan.

Sub Bagian  masing-masing dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang berada dibawah sekretaris.

Kepala Sub Bagian Administrasi Umum dan kepegawaian, mempunyai tugas pokok membantu Sekretaris dalam menyiapkan, menghimpun dan mengelola serta melaksanakan Urusan Organisasi, Urusan Administrasi, urusan pengaduan, rumah tangga serta, urusan umum dan Kepegawaian.

Dalam menyelenggarakan tugas pokok,  Kepala Sub Bagian Administrasi dan Umum mempunyai fungsi meliputi:

  1. Penatausahaan surat menyurat, kegiatan Pengdaan dan kebutuhan barang, perlengkapan;
  2. Pengelolaan administrasi ,inventarisasi, pengkajian, analisis kepegawaian;
  3. Pelaksanaan kegiatan monitoring, evaluasi utamanya bidang administrasi umum dan kepegawaian;
  4. Pelaksanaan pengelolaan urusan Pengadaan, perlengkapan dan urusan rumah tangga;
  5. Penginventarisir hasil pengawasan dan tidak tindak lanjut hasil pengawasan;
  6. Pengelolaan Sistim Informasi manjemen pengawasan;
  7. Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas dan memberi saran pertimbangan kepada atasan sesuai bidang tugasnya;
  8. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai bidang tugasnya.

Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan,  mempunyai tugas pokok membantu sekretaris, menyiapkan, menghimpun, mengelola, melaksanakan dan mengendalikan Penyusunan rencana/program kerja pengawasan, serta Penatausahaan Urusan Keuangan.

Dalam menyelengrakan tugas pokok,  Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan mempunyai fungsi, meliputi:

  1. Penyusunan, Pengkoordinasian, menyiapkan program/rencana kerja;
  2. Penyelenggaraan koordinasi Perencanaan program dan keuangan;
  3. Pelaksanaan kegiatan administrasi Perencanaan dan keuangan;
  4. Pelaksanaan kegiatan monitoring, evaluasi utamnya bidang perencanaan dan penatausahaan keuangan;
  5. Penginventarisasian permasalahan–permasalahan dan tindak lanjut utamanya berhubungan dengan perencanaan dan keuangan;
  6. Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas dan memberi saran pertimbangan kepada atasan sesuai bidang tugasnya;
  7. Pelaksanaan tugas lain yang berikan oleh atasan sesuai bidang tugasnya.

Inspektur Pembantu

Inspektur Permbantu Wilayah I, II dan III,  masing–masing dipimpin oleh seorang inspektur pembantu yang mempunyai tugas pokok membantu inspektur dalam menyiapkan, menghimpun dan mengolah serta melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan urusan pemerintahan daerah.

Dalam menyelenggarakan tugas pokoknya, mempunyai fungsi meliputi:

  1. Perencanaan dan penyiapan bahan usulan program pengawasan;
  2. Perencanaan dan penyiapan bahan pengkoordinasian pelaksanaan pengawasan Penyiapan bahan administrasi pengawasan terhadap penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah;
  3. Penyiapan bahan kebijakan tekhnis pelaksanaan pengawasan;
  4. Mengkoordinir Pelaksanaan pengawasan internal terhadap kinerja dan keuangan melalui audit, reviu, evaluasi, pemantauan dan kegiatan pengawasan lainnya;
  5. Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas dan memberi saran pertimbangan kepada atasan sesuai bidang tugasnya;
  6. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai bidang tugasnya.