Pelaksanaan Sensus Penduduk (SP) Indonesia Tahun 2020 baik online maupun wawancara diperpanjang karena turut terimbas Corona.

SP online yang semula dijadwalkan dari tanggal 15 Februari sampai 31 Maret, diperpanjang selama 2 bulan sampai 29 Mei.

Sementara SP Wawancara yang semula dijadwalkan dari tanggal 1 sampai 31 Juli, diundur 2 bulan ke tanggal 1 sampai 30 September.

Perpanjangan dan pengunduran pelaksanaan SP ini menindaklanjuti imbauan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona dengan physical distancing, bertujuan untuk memperbesar cakupan jumlah penduduk yg dapat melakukan SP online, sehingga mengurangi resiko penyebaran Corona saat pelaksanaan SP wawancara.

Selama pelaksanaan SP Online dari tanggal 15 Februari sampai 31 Maret, 12 persen lebih atau sebanyak 32 juta lebih penduduk telah berpartisipasi. Dari data yg dihasilkan SP online tersebut, sebanyak 85 persen lebih data berkualitas grade A (sangat baik) dan grade B (baik).