Struktur  organisasi Dinas Ketahanan Pangan (Klik di sini)

Susunan organisasi Dinas Ketahanan Pangan, terdiri dari:

  1. Kepala Dinas;
  2. Sekretariat, terdiri dari:
    1. Sub Bagian Perencanaan dan Evaluasi;
    2. Sub Bagian Umum, Kepegawaian dan Keuangan.
  3. Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, terdiri dari:
    1. Seksi Ketersediaan Pangan;
    2. Seksi Distribusi Pangan;
    3. Seksi Kerawanan Pangan.
  4. Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, terdiri diri:
    1. Seksi Konsumsi Pangan;
    2. Seksi Penganekaragaman Konsumsi Pangan;
    3. Seksi Keamanan Pangan.
  5. Kelompok Jabatan Fungsional.

Tugas Pokok dan Fungsi

Kepala Dinas

Dinas Ketahanan Pangan dipimpin oleh seorang Kepala Dinas mempunyai tugas pokok Membantu kepala daerah melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan di bidang ketahanan pangan.

Dalam melaksanakan tugas pokok, Kepala Dinas Ketahanan Pangan mempunyai fungsi, yang meliputi :

  1. perumusan kebijakan daerah di bidang ketersediaan pangan, kerawanan pangan, distribusi pangan, cadangan pangan, penganekaragaman konsumsi dan keamanan pangan;
  2. pelaksanaan kebijakan daerah di bidang ketersediaan pangan, kerawanan pangan, distribusi pangan, cadangan pangan, penganekaragaman konsumsi dan keamanan pangan;
  3. koordinasi penyediaan infrastruktur dan pendukung di bidang ketersediaan pangan, kerawanan pangan, distribusi pangan, cadangan pangan, penganekaragaman konsumsi dan keamanan pangan;
  4. peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang ketersediaan pangan, kerawanan pangan, distribusi pangan, cadangan pangan, penganekaragaman konsumsi dan keamanan pangan;
  5. pemantauan, pengawasan, evaluasi dan pelaporan penyelenggaraan di bidang ketersediaan pangan, kerawanan pangan, distribusi pangan, cadangan pangan, penganekaragaman konsumsi dan keamanan pangan;
  6. pelaksaanaan administrasi Dinas Ketahanan Pangan; dan
  7. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati.

 

Sekretariat

Sekretariat  dipimpin oleh seorang sekretaris mempunyai tugas pokok melakukan memberikan pelayanan teknis dan administrasi kepada seluruh unit organisasi di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan.

Dalam menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana yang dimaksud di atas, sekretaris mempunyai fungsi, meliputi:

  1. koordinasi penyusunan rencana, program, anggaran di bidang di bidang ketahanan pangan;
  2. pembinaan dan pemberian dukungan administrasi yang meliputi ketatausahaan, kepegawaian, keuangan, kerumah tanggaan, kerja sama, hubungan masyarakat, arsip, dan dokumentasi;
  3. pembinaan dan penataan organisasi dan tata laksana;
  4. koordinasi dan penyusunan peraturan perundang-undangan; pengelolaan barang milik/kekayaan negara; dan
  5. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Sekretariat Dinas Ketahanan Pangan, terdiri dari:

  1. Sub Bagian Perencanaan dan Evaluasi;
  2. Sub bagian Umum, Kepegawaian dan Keuangan.

Sub Bagian  masing-masing dipimpin oleh seorang kepala sub bagian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris.

Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Evaluasi  mempunyai tugas pokok melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana, program, dan anggaran serta pemantauan, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan kegiatan di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan.

Dalam melaksanakan tugas pokok  Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Evaluasi mempunyai fungsi, meliputi :

  1. melakukan penyusunan rencana, program dan kegiatan;
  2. melakukan penyiapan bahan dalam rangka perumusan kebijakan program dan pelaporan;
  3. melakukan penyusunan anggaran;
  4. melakukan monitoring dan evaluasi serta laporan kegiatan;
  5. melakukan penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan;
  6. melakukan pengelolaan data dan kerja sama; dan
  7. melakukan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris Dinas sesuai dengan tugasnya.

Kepala Sub bagian Umum, Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas pokok melakukan evaluasi dan penyusunan organisasi, tata laksana, dan reformasi birokrasi, urusan kepegawaian, penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan, dan pelaksanaan hubungan masyarakat dan informasi.

Dalam melaksanakan tugas pokok  Kepala Sub Bagian Umum, Kepegawaian dan Keuangan mempunyai fungsi, meliputi :

  1. melakukan pelaksanaan urusan keuangan;
  2. melakukan urusan akutansi, verifikasi keuangan;
  3. melakukan urusan perbendaharaan, pengelolaan penerimaan negara bukan pajak dan pelaporan keuangan;
  4. melakukan pengelolaan dan penatausahaan barang milik Negara;
  5. melakukan penyusunan laporan keuangan;
  6. menyiapkan bahan dan melaksanakan evaluasi realisasi anggaran;
  7. melakukan urusan rumah tangga dan perlengkapan;
  8. melakukan evaluasi dan penyusunan organisasi serta ketatalaksanaan;
  9. melakukan urusan kepegawaian;
  10. melakukan urusan hukum dan perundang-undangan;
  11. melakukan urusan ketatausahaan, kearsipan, kehumasan dan pengelolaan informasi publik;
  12. melakukan penyimpanan, pemilahan, pemindahan dan penjadwalan retensi serta pemusnahan arsip; dan
  13. melakukan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris Dinas sesuai dengan tugasnya.

 

Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan

Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan, pemberian pendampingan serta pemantauan dan evaluasi di bidang ketersediaan dan distribusi pangan.

Dalam menyelenggarakan tugas pokok, Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan mempunyai fungsi, meliputi :

  1. penyiapan pelaksanaan koordinasi di bidang ketersediaan pangan dan distribusi pangan;
  2. penyiapan penyusunan bahan rumusan kebijakan daerah di bidang ketersediaan pangan dan distribusi pangan;
  3. penyiapan pelaksanaan kebijakan di bidang ketersediaan pangan dan distribusi pangan;
  4. pemberian pendampingan pelaksanaan kegiatan di bidang ketersediaan pangan dan distribusi pangan;
  5. penyiapan pemantapan program di bidang ketersediaan pangan dan distribusi pangan;
  6. pelaksanaan pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan di bidang ketersediaan pangan dan distribusi pangan; dan
  7. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, terdiri dari:

  1. Seksi Ketersediaan Pangan;
  2. Seksi Distribusi Pangan;
  3. Seksi Kerawanan Pangan.

Seksi  masing-masing dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang.

Kepala Seksi Ketersediaan Pangan mempunyai tugas pokok melakukan penyiapan koordinasi, pengkajian, penyusunan dan pelaksanaan kebijakan, pemantapan, serta pemberian pendampingan, pemantauan, dan evaluasi di bidang ketersediaan pangan, penyediaan infrastruktur pangan, dan sumber daya ketahanan pangan lainnya.

Dalam melaksanakan tugas pokok, Kepala Seksi Ketersediaan Pangan mempunyai fungsi, meliputi :

  1. melakukan penyiapan bahan koordinasi di bidang ketersediaan pangan, penyediaan infrastruktur pangan, dan sumber daya ketahanan pangan lainnya;
  2. melakukan penyiapan bahan koordinasi ketersediaan pangan dalam rangka menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN);
  3. melakukan penyiapan bahan pengkajian di bidang ketersediaan pangan, penyediaan infrastruktur pangan, dan sumber daya ketahanan pangan lainnya;
  4. melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan pelaksanaan kegiatan di bidang ketersediaan pangan, penyediaan infrastruktur pangan, dan sumber daya ketahanan pangan lainnya;
  5. menyiapkan data dan informasi untuk penyusunan Neraca Bahan Makanan (NBM);
  6. menyiapkan data dan informasi untuk penghitungan Pola Pangan Harapan (PPH) ketersediaan pangan;
  7. melakukan penyiapan bahan pengembangan jaringan informasi ketersediaan pangan;
  8. melakukan penyiapan bahan pendampingan di bidang ketersediaan pangan, penyediaan infrastruktur pangan, dan sumber daya ketahanan pangan lainnya;
  9. menyiapkan bahan pemantauan, evaluasi, supervisi dan pelaporan kegiatan di bidang ketersediaan pangan, penyediaan infrastruktur pangan, dan sumber daya ketahanan pangan lainnya;dan
  10. melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan tugasnya.

Kepala Seksi Distribusi Pangan mempunyai tugas pokok melakukan penyiapan koordinasi, pengkajian, penyusunan dan pelaksanaan kebijakan, pemantapan, serta pemberian pendampingan, pemantauan, dan evaluasi di bidang distribusi pangan dan harga pangan.

Dalam melaksanakan tugas pokok, Kepala Seksi Distribusi Pangan mempunyai fungsi, meliputi:

  1. melakukan penyiapan bahan koordinasi di bidang distribusi dan harga pangan;
  2. melakukan penyiapan bahan analisis di bidang distribusi dan harga pangan;
  3. melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan pelaksanaan kegiatan di bidang distribusi dan harga pangan;
  4. melakukan penyiapan data dan informasi rantai pasok dan jaringan distribusi pangan;
  5. melakukan penyiapan pengembangan kelembagaan distribusi pangan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan;
  6. melakukan penyiapan bahan penyusunan prognosa neraca pangan;
  7. melakukan penyiapan pengumpulan data harga pangan di tingkat produsen dan konsumen untuk panel harga;
  8. melakukan penyiapan bahan pendampingan di bidang distribusi dan harga pangan;
  9. melakukan penyiapan bahan pemantauan, evaluasi
  10. dan pelaporan kegiatan di bidang distribusi dan harga pangan; dan
  11. melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala.

Kepala Seksi Bidang Kerawanan Pangan  mempunyai tugas pokok melakukan penyiapan koordinasi, pengkajian, penyusunan dan pelaksanaan kebijakan, pemantapan, serta pemberian pendampingan, pemantauan, dan evaluasi di bidang cadangan pangan dan kerawanan pangan.

Dalam melaksanakan tugas pokok, Kepala Seksi Bidang Kerawanan Pangan mempunyai fungsi, meliputi :

  1. melakukan penyiapan bahan koordinasi cadangan pangan dan penanganan kerawanan pangan;
  2. melakukan penyiapan bahan analisis cadangan pangan dan penanganan kerawanan pangan;
  3. melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan pelaksanaan kegiatan di bidang cadangan pangan dan penanganan kerawanan pangan;
  4. melakukan penyiapan penyediaan dan pengelolaan cadangan pangan pemerintah kabupaten/kota (pangan pokok dan pangan pokok lokal);
  5. melakukan penyiapan pemanfaatan cadangan pangan pemerintah kabupaten/kota;
  6. melakukan penyiapan bahan intervensi daerah rawan pangan;
  7. melakukan penyiapan bahan penyusunan dan analisis sistem kewaspadaan pangan dan gizi;
  8. melakukan penyiapan data dan informasi kerentanan dan ketahanan pangan kabupaten/kota;
  9. melakukan penyiapan bahan pendampingan di bidang cadangan pangan dan penanganan kerawanan pangan;
  10. melakukan penyiapan bahan pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan di bidang cadangan pangan dan penanganan kerawanan pangan; dan
  11. melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan tugasnya.

 

Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan

Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas pokok Melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan, pemberian pendampingan serta pemantauan dan evaluasi di bidang konsumsi dan keamanan pangan.

Dalam menyelenggarakan tugas pokok, Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan mempunyai fungsi, meliputi :

  1. penyiapan pelaksanaan koordinasi di bidang konsumsi pangan dan keamanan pangan;
  2. penyiapan penyusunan bahan rumusan kebijakan daerah di bidang konsumsi pangan dan keamanan pangan;
  3. penyiapan pelaksanaan kebijakan di bidang konsumsi pangan dan keamanan pangan;
  4. pemberian pendampingan pelaksanaan kegiatan di bidang konsumsi pangan dan keamanan pangan;
  5. penyiapan pemantapan program di bidang konsumsi pangan dan keamanan pangan;
  6. pelaksanaan pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan di bidang konsumsi pangan dan keamanan pangan;dan
  7. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, terdiri dari:

  1. Seksi Konsumsi Pangan;
  2. Seksi Penganekaragaman Konsumsi Pangan;
  3. Seksi Keamanan Pangan.

Seksi  dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang.

Kepala Seksi Konsumsi Pangan  mempunyai tugas pokok melakukan penyiapan koordinasi, pengkajian, penyusunan dan pelaksanaan kebijakan, pemantapan, serta pemberian pendampingan, pemantauan, dan evaluasi di bidang konsumsi pangan.

Dalam melaksanakan tugas pokok, Kepala Seksi Konsumsi Pangan mempunyai fungsi, meliputi :

  1. melakukan penyiapan bahan koordinasi di bidang konsumsi pangan;
  2. melakukan penyiapan bahan analisis di bidang konsumsi pangan;
  3. melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan pelaksanaan kegiatan di bidang konsumsi pangan;
  4. melakukan penyiapan penghitungan angka konsumsi pangan per komoditas per kapita per tahun;
  5. melakukan penyiapan penghitungan tingkat konsumsi energi dan protein masyarakat per kapita per tahun;
  6. melakukan penyiapan bahan pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan keluarga;
  7. melakukan penyiapan bahan penyusunan peta pola konsumsi pangan;
  8. melakukan penyiapan bahan pendampingan di bidang konsumsi pangan;
  9. melakukan penyiapan bahan pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan di bidang konsumsi pangan; dan
  10. melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan tugasnya.

Kepala Seksi Penganekaragaman Konsumsi Pangan mempunyai tugas pokok Melakukan penyiapan koordinasi, pengkajian, penyusunan dan pelaksanaan kebijakan, pemantapan, serta pemberian pendampingan, pemantauan, dan evaluasi di bidang penganekaragaman konsumsi pangan dan pengembangan pangan lokal.

Dalam melaksanakan tugas pokok , Kepala Seksi Penganekaragaman Konsumsi Pangan mempunyai fungsi, meliputi:

  1. melakukan penyiapan bahan koordinasi dalam rangka promosi penganekaragaman konsumsi pangan dan pengembangan pangan lokal;
  2. melakukan penyiapan bahan analisis dalam rangka promosi penganekaragaman konsumsi pangan dan pengembangan pangan lokal;
  3. melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan pelaksanaan kegiatan dalam rangka promosi penganekaragaman konsumsi pangan dan pengembangan pangan lokal;
  4. melakukan penyiapan bahan promosi konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis sumber daya lokal;
  5. melakukan penyiapan bahan pelaksanaan gerakan konsumsi pangan non beras dan non terigu;
  6. melakukan penyiapan bahan kerja sama antarlembaga pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal;
  7. melakukan penyiapan bahan pengembangan Pangan Pokok Lokal;
  8. penyiapan pelaksanaan komunikasi, informasi dan edukasi penganekaragaman konsumsi pangan;
  9. melakukan penyiapan bahan pendampingan dalam rangka promosi penganekaragaman konsumsi pangan dan pengembangan pangan lokal;
  10. melakukan penyiapan bahan pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan dalam rangka promosi penganekaragaman konsumsi pangan dan pengembangan pangan lokal;dan
  11. melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan tugasnya

Kepala Seksi Keamanan Pangan mempunyai tugas pokok Melakukan penyiapan koordinasi, pengkajian, penyusunan dan pelaksanaan kebijakan, pemantapan, serta pemberian pendampingan, pemantauan, dan evaluasi di bidang keamanan pangan.

Dalam melaksanakan tugas pokok, Kepala Seksi Keamanan Pangan mempunyai fungsi, meliputi:

  1. melakukan penyiapan bahan koordinasi di bidang kelembagaan keamanan pangan, pengawasan keamanan pangan, dan kerja sama dan informasi keamanan pangan;
  2. melakukan penyiapan bahan analisis di bidang kelembagaan keamanan pangan, pengawasan keamanan pangan, dan kerja sama dan informasi keamanan pangan;
  3. melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan pelaksanaan kegiatan di bidang kelembagaan keamanan pangan, pengawasan keamanan pangan, dan kerja sama dan informasi keamanan pangan;
  4. melakukan penyiapan bahan pelaksanaan pengawasan pangan segar yang beredar;
  5. melakukan penyiapan bahan untuk sertifikasi jaminan keamanan pangan segar;
  6. melakukan penyiapan bahan jejaring keamanan pangan daerah (JKPD);
  7. melakukan penyiapan bahan komunikasi, informasi dan edukasi keamanan pangan;
  8. melakukan penyiapan bahan pendampingan di bidang kelembagaan keamanan pangan, pengawasan keamanan pangan, dan kerja sama dan informasi keamanan pangan;
  9. melakukan penyiapan bahan pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan di bidang kelembagaan keamanan pangan, pengawasan keamanan pangan, dan kerja sama dan informasi keamanan pangan;
  10. melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan tugasnya.