Susunan Organisasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, terdiri dari:

  1. Kepala Dinas;
  2. Sekretaris, terdiri dari :
    1. Sub Bagian Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan;
    2. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;
    3. Sub Bagian Keuangan.
  3. Bidang Seni Budaya, terdir dari :
    1. Seksi Perfilman;
    2. Seksi Kesenian dan Pagelaran;
    3. Seksi Bahasa dan Sastra.
  4. Bidang Pengembangan Kebudayaan, terdiri dari :
    1. Seksi Permuseuman dan Penelitian;
    2. Seksi Pembinaan dan Pengawasan Cagar Budaya;
    3. Seksi Sejarah dan Nilai-nilai Tradisional.
  5. Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, terdiri dari :
    1. Seksi Pengembangan Objek, Daya Tarik Wisata dan Rekreasi;
    2. Seksi Pengembangan Industri dan Sarana Kepariwisataan;
    3. Seksi Pengembangan Kemitraan dan Kerjasama Pariwisata.
  6. Bidang Pemasaran, terdiri dari :
    1. Seksi Promosi Pariwisata;
    2. Seksi Pengembangan Pasar Pariwisata;
    3. Seksi Pengawasan dan Pengolahan Data Kepariwisataan.
  7. Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD), terdiri dari :
  8. Kelompok Jabatan Fungsional.

 

Tugas Pokok dan Fungsi

Kepala Dinas

Dinas kebudayaan dan Pariwisata di pimpin oleh seorang Kepala Dinas mempunyai tugas pokok untuk melaksanakan kegiatan dibidang kebudayaan dan kepariwisataan.

Dalam melaksanakan tugas pokok, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mempunyai fungsi, meliputi :

  1. Perumusan renstra, program kerja tahunan, program jangka panjang dan program jangka menengah serta petunjuk pelaksanaan, petunjuk operasional dan petunjuk tekhnis pelaksanaan kewenangan bidang kebudayaan dan pariwisata;
  2. Pengorganisasian renstra, program kerja tahunan, program jangka panjang dan program jangka menengah pelaksanaan kewenangan bidang kebudayaan dan pariwisata;
  3. Pelaksanaan renstra, program kerja tahunan, program jangka panjang dan program jangka menengah pelaksanaan kewenangan bidang kebudayaan dan pariwisata;
  4. Pengendalian dan pemantauan pelaksanaan renstra, program kerja tahunan, program jangka panjang dan program jangka menengah pelaksanaan kewenangan bidang kebudayaan dan pariwisata;
  5. Evaluasi pelaksanaan renstra, program kerja tahunan, program jangka panjang dan program jangka menengah kewenangan bidang kebudayaan dan pariwisata;
  6. Pelaporan hasil pelaksanaan renstra, program kerja tahunan, program jangka panjang dan program jangka menengah kewenangan bidang kebudayaan dan pariwisata;
  7. Pemberian saran dan pertimbangan teknis kepada atasan tentang pelaksanaan renstra, program kerja tahunan, program jangka panjang dan program jangka menengah kewenangan bidang kebudayaan dan pariwisata;
  8. Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Unit Pelaksana Teknis;
  9. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan daerah.

Sekretariat

Sekretariat dipimpin oleh seorang Sekretaris, mempunyai tugas pokok membantu Kepala dinas melakukan koordinasi dan/atau memfasilitasi pelaksanaan kewenangan bidang kebudayaan dan Pariwisata khususnya urusan dalam organisasi meliputi, perencanaan, evaluasi dan pelaporan, pelayanan, administrasi dan pengelolaan keuangan.

Dalam melaksanakan tugas pokok, sekretaris mempunyai fungsi membantu mengkoordinir dan/atau memfasilitasi unsur manajemen satuan kerja perangkat daerah bidang kebudayaan dan pariwisata, meliputi:

  1. Bahan penyusunan RKA, DPA dan dokumen perencanaan, perumusan renstra, program kerja tahunan, program jangka panjang, program kerja jangka menengah serta petunjuk pelaksanaan, petunjuk operasional dan petunjuk teknis pelaksanaan kewenangan bidang kebudayaan dan pariwisata;
  2. Pelaksanaan, pengorganisasian, pemantauan dan pengendalian kebijakan, bidang umum dan administrasi kepegawaian, penatausahaan keuangan, pelayanan teknis perencanaan, evaluasi dan pelaporan;
  3. Pelaporan hasil pelaksanaan tugas pokok dan fungsi secara berkala dan periodik sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku kepada atasan;
  4. Pemberian saran dan pertimbangan teknis kepada atasan tentang pelaksanaan renstra, program kerja tahunan, program jangka panjang dan program kerja jangka menengah kewenangan bidang pariwisata, pemuda dan olahraga;
  5. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugas.

Sekretariat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, terdiri dari:

  1. Sub Bagian Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan;
  2. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;
  3. Sub Bagian Keuangan.

Sub Bagian masing-masing dipimpin oleh seorang kepala sub bagian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris.

Kepala Sub Bagian Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas pokok membantu sekretarias menyiapkan, menghimpun dan mengelolah serta melaksanakan urusan dalam organisasi khususnya penatausahaan keuangan dan penatausahaan perencanaan, eveluasi dan pelaporan.

Dalam menyelenggarakan tugas pokok, kepala sub Bagian Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan mempunyai fungsi, meliputi:

  1. Pengkoordinasian anggaran Dinas dan penyelenggaraan perencanaan program dan kegiatan dilingkup dinas;
  2. Pelaksanaan manitoring, evaluasi dan analisis anggaran serta pelaksanaan kegiatan dalam lingkup dinas;
  3. Pelaksanaan administrasi keuangan meliputi pembukuan dan urusan kasa;
  4. Penyusunan Rencana kerja (Renja), Renstra SKPD, RKA SKPD, DPA SKPD, penetapan kinerja, LAKIP, LPPD;
  5. Pengumpulan, pengolahan dan pengkajian data bahan evaluasi dan pelaporan;
  6. Pelaksanaan kegiatan penatausahaan perintah pembayaran anggaran;
  7. Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas dan pemberian saran pertimbangan kepada atasan sesuai bidang tugasnya;
  8. Pelaksanaan tugas lain yang di berikan oleh atasan sesuai bidang tugasnya.

 

Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas pokok membantu sekretaris menyiapkan, menghimpun dan mengelola serta melaksanakan urusan dalam organisasi khususnya penatausahaan urusan rumah tangga dan kepegawaian.

Dalam menyelenggarakan tugas pokok, Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai fungsi, meliputi :

  1. Penatausahaan surat menyurat, kegiatan pengadaan dan kebutuhan barang, perlengkapan, pemeliharaan dan penyimpanan serta tugas umum lainnya.
  2. Administrasi kepegawaian, kearsipan dan protokol, pejalanan dinas.
  3. Penyiapan bahan kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala, mutasi, pensiun, administrasi, dan pemberian penghargaan serta peningkatan kesejahteraan pegawai ;
  4. Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas dan memberi saran pertimbangan kepada atasan sesuai bidang tugasnya.
  5. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai bidang tugasnya.

Kepala Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas pokok membantu sekretaris menyiapkan, menghimpun dan mengelolah serta melaksanakan urusan dalam organisasi khususnya penatausahaan keuangan.

Dalam menyelenggarakan tugas pokok, Kepala Sub Bagian Keuangan mempunyai fungsi membantu sekretaris melaksanakan penatausahaan keuangan, meliputi:

  1. Penyiapan bahan dan menyusun rencana kegiatan sub bagian keuangan sebagai acuan kerja ;
  2. Penyediaan bahan koordinasi tekhnis dengan unit kerja lain terkait dengan keuangan ;
  3. Penyediaan bahan perumusan kebijakan tekhnis tentang kegiatan keuangan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas ;
  4. Pelaksanaan penelitian kelengkapan SPP LS, SPP UP, SPP GU, SPP TU, dan SPP LS gaji dan tunjangan PNS serta penghasilan lainnya sesuai ketentuan perundang-undangan yang diajukan oleh bendahara pengeluaran ;
  5. Pelaksanaan verifikasi SPP sesuai ketentuan yang berlaku ;
  6. Penyiapan SPM dan SPD sesuai ketentuan yang berlaku ;
  7. Pelaporan pelaksanaan tugas sub bagian kepada sekretaris baik secara lisan maupun tertulis ;
  8. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasan berkaitan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

Bidang Seni Budaya

Bidang Seni Budaya  dipimpin oleh seorang kepala Bidang yang mempunyai tugas pokok membantu kepala dinas dalam menyiapkan, menghimpun dan mengolah serta melaksanakan kegiatan di Bidang Seni

Dalam melaksanakan tugas pokok, Kepala bidang Seni Budaya mempunyai fungsi membantu mengkoordinir dan/atau menpasilitasi kegiatan dibidang Seni Budaya, meliputi:

  1. Menyusun rencana kegiatan dibidang tugasnya berdasarkan rencana dan kebutuhan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas Dinas Bidang Pengembangan Seni Budaya;
  2. Melaksanakan koordinasi instansi pemerintah, pihak lembaga dan pemerhati Seni Budaya dalam rangka pelestarian Seni Budaya;
  3. Pengumpulan dan pengolahan data untuk menganalisa lembaga-lembaga Pemerintah dan Swasta pada pengembangan kesenian, bahasa dan sastra;
  4. Pengumpulan, penyusunan dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat pada Seni Budaya;
  5. Mengkoordinir, memberikan bimbingan, dan petunjuk pada Kepala Seksi dalam merumuskan program dan sistem kerja operasional bidang tugasnya agar tercapai keserasian dan kebenaran dalam menjalankan tugasnya;
  6. Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas dan pemberian saran pertimbangan kepada atasan sesuaibidang tugasnya;
  7. Melaksanakan tugas dinas lain yang diberikan oleh atasan.

Bidang Seni Budaya, terdiri dari;

  1. Seksi Perfilman;
  2. Seksi Kesenian dan Pagelaran;
  3. Seksi Bahasa dan Sastra.

Seksi  masing – masing dipimpin oleh seorang kepala Sub Bagian yang berda dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang.

Kepala Seksi Perfilman  mempunyai tugas pokok membantu kepala Bidang dalam menyiapkan, menghimpun, dan mengolah serta melaksanakan kegiatan dibidang Seksi Perfilman.

Dalam melaksanakan tugas pokok, Kepala Seksi Perfilman mempunyai fungsi, yang meliputi :

  1. Menyusun rencana kegiatan perfilman;
  2. Menyusun kebijakan teknis perfilman;
  3. Pengumpulan dan pengolahan data dan informasi perfilman;
  4. Penyiapan bahan, koordinasi dan singkronisasi kebijakan operasional perfilman;
  5. Pelaksanaan Fasilitasi lembaga perfilman di daerah;
  6. Pembinaan dan pengembangan, serta perlindungan perfilman daerah;
  7. Penyiapan penyelenggaraan festival, pameran dan lomba film secara berjenjang dan berkala;
  8. Pelaksanaan pengendalian dan pengawasan pembuatan dan/atau peredaran film dan rekaman multimedia dan video;
  9. Pelaksanaan pengawasan pembuatan film-film rekaman multimedia;
  10. Penyiapan bahan pemberian izin pelaksanaan kegiatan festival film dan rekaman film di daearah;
  11. Melaksanakan tugas-tugas lain yang deberikan oleh atasan sesuai bidang tugasnya.

Kepala Seksi Kesenian dan Pagelaran mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang dalam menyiapkan, menghimpun dan mengolah serta melaksanakan kegiatan dibidang Seni Budaya.

Dalam melaksanakan tugas, Kepala Seksi Kesenian dan Pergelaran mempunyai fungsi, meliputi :

  1. Menyusun rencana kegiatan Kesenian dan pagelaran;
  2. Menyusun kegiatan teknis kesenian dan pagelaran;
  3. Menyelenggarakan pagelaran festival, pameran dan lomba kesenian serta hiburan umum Tingkat Kabupaten;
  4. Menyelenggarakan lomba kreativitas dan aktivitas Budaya Mandar;
  5. Melaksanakan persiapan, pembinaan dan pemantauan terhadap kelompok- kelompok sanggar, theater;
  6. Menyiapkan bahan penertiban rekomendasi para kelompok-kelompok sanggar, theater;
  7. Melaksanakan tugas-lain yang diberikan oleh atasan sesuai bidang tugasnya.

Kepala Seksi Bahasa dan Sastra memiliki tugas pokok membantu Kepala Bidang dalam menyiapkan, menghimpun dan mengolah serta melaksanakan kegiatan dibidang Pembinaan Seni Budaya.

Dalam melaksanakan tugas pokok, Kepala Seksi Bahasa dan Sastra mempunyai fungsi, meliputi :

  1. Menyusun erencana kegiatan Bahasa dan Sastra;
  2. Menyusun kebijakan teknis Bahasa dan Sastra;
  3. Menyelenggarakan kegiatan berhubungan dengan Bahasa dan Sastra dan atau Bahasa, Aksara dan Sastra Daerah dalam rangka menumbuh kembangkan, pemasyarakatan dan pelestarian budaya;
  4. Melaksanakan penyusunan bahan dan fasilitasi pelaksanaan pelestarian, pengembangan dan pemanfaatan kebahasaan daerah;
  5. Melaksanakan identifikasi, inventarisasi, dokumentasi dan publikasi kebahasaan;
  6. Melaksanakan monitoring, penyusunan bahan sertifikasi bahasa dan sastra;
  7. Melaksanakan pembinaan sumber daya manusia tenaga pengelola kebahasaan di Kabupaten;
  8. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai bidang tugasnya.

Bidang Pengembangan Kebudayaan

Bidang Pengembangan Kebudayaan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Dinas dalam menyiapkan, menghimpun dan mengolah serta melaksanakan kegiatan di Bidang Pengembangan Kebudayaan.

Dalam melaksankan tugas pokok, Kepala Bidang Pengembangan Kebudayaan mempunyai fungsi membantu, mengkoordinir dan/atau memfasilitasi kegiatan di Bidang Pengembangan Kebudayaan, meliputi:

  1. Menyusun rencana kegiatan bidang tugasnya berdasarkan rencana dan kebutuhan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas Dinas Bidang Pengembangan Kebudayaan secara merata;
  2. Melasanakan koordinasi instansi Pemerintah, pihak lembaga pemerhati kebudayaan dalam rangka pengembanagan kebudayaan secara merata;
  3. Pengumpulan dan pengolahan data untuk menganalisa lembaga-lembaga pada pengembanagan kebudayaan;
  4. Mengkoordinir, memberi bimbingan dan petunjuk para kepala seksi dalam merumuskan program dan sistem kerja operasional bidang tugasnya agar tercapai keserasian dan kebenaran dalam melaksanakan tugasnya;
  5. Pengumpulan, penyusunan dan penyebarluasan informasi bahan pengembangan kebudayaan;
  6. Menyusun laporanhasil pelaksanaan tugas dan pemberian saran, pertimbangankepada atasan sesuai bidang tugasnya;
  7. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

Bidang Pengembangan Kebudayaan, terdiri dari :

  1. Seksi Permuseuman dan Penelitian;
  2. Seksi Pembinaan dan Pengawasan Cagar Budaya;
  3. Seksi Sejarah dan Nilai-nilai Tradisional.

Seksi dipimpin oleh seorang kepala seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang.

Kepala Seksi Permuseuman dan Penelitian  memiliki tugas pokok membantu Kepala Bidang dalam menyiapakan, menghimpun dan mengolah serta melaksanakan kegiatan di Bidang Pengembangan Kebudayaan.

Dalam melaksanakan tugas pokok, Kepala Seksi Permuseuman dan Penelitian mempunyai fungsi, meliputi :

  1. Menyusun rencana kegiatan Permuseuman dan Penelitian;
  2. Menyusun kebijakan teknis Pengembangan Museum;
  3. Melakukan pemanfaatan museum;
  4. Melaksanakan fasilitasi pengembangan museum;
  5. Menyiapkan penyelenggaraan penyuluhan serta penyebarann informai tentang permuseuman;
  6. Menyiapkan penyususnan dan memperluaskan pedoman, petunjuk pengelolaan museum;
  7. Melaksanakan pendataan dan dokumentasi koleksi museum;
  8. Melaksanakan perlindungan terhadap pemanfaatan koleksi museum;
  9. Menyiapkan pelaksanaan koordinasi dan kerjasama dalam pengelolaan museum;
  10. Melaksanakan penambahan dan penyelamatan koleksi museum;
  11. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan olah atasan sesuai bidang

Kepala Seksi Pembinaan dan Pengawasan Cagar Budaya memiliki tugas pokok membantu Kepala Bidang dalam menyiapkan, menghimpun dan mengolah serta melaksanakan kegiatan di Bidang Pengembangan Kebudayaan.

Dalam melaksanakan tugas pokok  Kepala Seksi Pembinaan dan Pengawasan mempunyai fungsi, meliputi :

  1. Menyusun rencana kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Cagar Budaya;
  2. Menyusun kebijakan teknis Pembinaan dan Pengawasan Cagar Budaya;
  3. Melaksankan perlindungan, pemeliharaan dan pemanfaatan Benda Cagar Budaya atau Situs Warisan Budaya;
  4. Melaksanakan pembinaan para juru pelestari (Jupel);
  5. Melaksanakan registrasi Benda Cagar Budaya atau Situs dan Penataan Kawasan;
  6. Mengusulkan Penetapan Benda Cagar Budaya atau Situs;
  7. Melaksanakan koorrdinasi dan fasilitasi, peningkatan peran serta masyarakat dalam perlindungan, pemeliharaan, pemanfaatan, penyelamatan dan pengamanan serta pelestarian Cagar budaya;
  8. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai bidang tugasnya.

Kepala Seksi Sejarah dan Nilai-nilai Tradisional memiliki tugas pokok membantu Kepala Bidang dalam menyiapkan, menghimpun dan mengolah serta melaksankan kegiatan di bidang Pengembangan Kebudayaan.

Dalam melaksanakan tugas pokok, Kepala Seksi Sejarah dan Nilai-nilai Tradisional mempunyai fungsi, meliputi :

  1. Menyusun rencana kegiatan Sejarah dan Nilai-nilai tradisional;
  2. Menyusun bahan pembinaan dan pelestarian sejarah dan nilai-nilai tradisional;
  3. Menyusun bahan pemanfaatan dan evaluasi seksi Sejarah dan Nilai-nilai Tradisional, pendaftaran Budaya Tak Benda dan Pembinaan Komentar para Lembaga Adat;
  4. Menyiapkan bahan dalam rangka peningkatan kemitraan dengan berbagai pihak termasuk lembaga adat dan masyarkat;
  5. Menyiapkan bahan penyebarluasan informasi sejarah lokal;
  6. Mengusulkan pemberian penghargaan sejarawan, budayawan;
  7. Melaksanakan pemetaan, pengkajian dan penulisan sejarah dan kebudayaan daerah;
  8. Melaksankan inventarisasi, dokumentasi sejarah dan inventarisasi nilai-nilai tradisional;
  9. Melaksanakanntugas lain yang diberikan noleh atasan sesuai bidang tugasnya.

Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata

Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang memiliki tugas pokok membantu Kepala Dinas menyiapkan, menghimpun dan mengolah serta melaksanakan kegiatan di bidang pengembangan destinasi.

Dalam menyelenggarakan tugas pokok,  Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata pariwisata mempunyai fungsi membantu mengkoordinir dan/atau memfasilitasi kegiatan di bidang pengembangan destinasi pariwisata, meliputi :

  1. Perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis di bidang pengembangan destinasi pariwisata;
  2. Penyusunan perencanaan dan pelaksanaan program di bidang pengembangan destinasi pariwisata;
  3. Pelaksanaan koordinasi Instansi Pemerintah, Pihak Swasta dan Lembaga Pariwisata dalam rangka pembangunan maupun pengembangan objek, daya tarik wisata, tempat rekreasi dan usaha pariwisata;
  4. Pelaksanaan penetapan kawasan pariwisata serta pendataan objek, daya tarik wisata, tempat rekreasi dan pembinaan usaha, industri pariwisata;
  5. Pelaksanaan monitoring, pengawasan dan pembinaan kelompok usaha ekonomi kreatif;
  6. Pelaksanaan kerjasama dengan kelompok masyarakat dalam rangka membangun kemitraan pariwisata;
  7. Pemrosesan pertimbangan teknis pemberian rekomendasi dan/ atau perijinan pembangunan dan penggunaan objek wisata, tempat rekreasi serta pemrosesan pemberian ijin TDUP;
  8. Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas dan pemberian saran pertimbangan kepada atasan sesuai bidang tugasnya;
  9. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai bidang tugasnya.

 

Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, terdiri dari :

  1. Seksi Pengembangan Objek, Daya Tarik Wisata dan Rekreasi;
  2. Seksi Pengembangan Industri dan Sarana Kepariwisataan;
  3. Seksi Pengembangan Kemitraan dan Kerjasama Pariwisata.

Seksi masing-masing dipimpin oleh seorang kepala seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang.

Kepala Seksi Pengembangan Objek, Daya Tarik Wisata dan Rekreasimemiliki tugas pokok membantu Kepala Bidang dalam menyiapkan, menghimpun dan mengolah serta melaksanakan kegiatan di bidang pengembangan objek, daya tarik wisata dan rekreasi.

Dalam melaksanakan tugas pokok, Kepala Seksi Pengembangan Objek, Daya Tarik Wisata dan Rekreasi mempunyai fungsi yang meliputi :

  1. Pelaksanaan inventarisasi/identifikasi objek wisata, daya tarik wisata dan tempat rekreasi.
  2. Pelaksanaan monitoring, pengawasan dan pengelolaan objek wisata dan tempat rekreasi.
  3. Pelaksanaan penetapan kawasan pariwisata serta pengawasan terhadap kerusakan lingkungan terkait pembangunan sarana prasarana pariwisata.
  4. Pelaksanaan kerjasama dengan Instansi Pemerintah, Pihak Swasta dan Lembaga Pariwisata dalam rangka monitoring dan evaluasi kegiatan objek, daya tarik wisata maupun tempat rekreasi.
  5. Pelaksanaan kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi pengelola, petugas serta masyarakat disekitar objek wisata dan tempat rekreasi.
  6. Penyiapan bahan telaahan kajian dan analisis pembangunan dan pengembangan objek, daya tarik wisata dan tempat rekreasi.
  7. Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas dan pemberian saran pertimbangan kepada atasan sesuai bidang tugasnya.
  8. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai bidang tugasnya.

 

Kepala Seksi Pengembangan Industri dan Sarana Pariwisata memiliki tugas pokok membantu Kepala Bidang dalam menyiapkan, menghimpun dan mengolah serta melaksanakan kegiatan di bidang usaha, pengembangan industri dan sarana pariwisata.

Dalam melaksanakan tugas pokok, Kepala Seksi Pengembangan Industri dan Sarana Pariwisata mempunyai fungsi melaksanakan kegiatan di bidang usaha, pengembangan industri dan sarana pariwisata, meliputi :

  1. Penyiapan bahan penyusunan perencanaan dan pelaksanaan program kegiatan di bidang usaha, pengembangan industri dan sarana pariwisata.
  2. Pelaksanaan pendataan, pembinaan, standarisasi dan klasifikasi usaha, industri maupun sarana pariwisata.
  3. Pelaksanaan koordinasi dengan Instansi Pemerintah, Pihak Swasta dan Lembaga Pariwisata dalam rangka pelaksanaan monitoring, pengawasan, mengevaluasi kegiatan usaha dan/ atau industri pariwisata.
  4. Pelaksanaan pembinaan dan pendataan usaha kuliner serta wisata minat khusus lainnya.
  5. Pelaksanaan pembinaan dan pendataan kelompok usaha ekonomi kreatif.
  6. Pelaksanaan kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi pengelola, pengusaha pariwisata dan masyarakat pengembang kepariwisataan.
  7. Penyiapan bahan telaahan kajian dan analisis pembangunan dan pengembangan objek, daya tarik wisata dan tempat rekreasi.
  8. Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas dan pemberian saran pertimbangan kepada atasan sesuai bidang tugasnya.
  9. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai bidang tugasnya.

Kepala Seksi Pengembangan Kemitraan dan Kerjasama Pariwisata memiliki tugas pokok membantu Kepala Bidang dalam menyiapkan, menghimpun dan mengolah serta melaksanakan kegiatan di bidang kemitraan dan kerjasama pariwisata.

Dalam melaksanakan tugas pokok, Kepala Seksi Pengembangan Kemitraan dan Kerjasama Pariwisata mempunyai fungsi melaksanakan kegiatan di bidang kemitraan dan kerjasama pariwisata, meliputi :

  1. Penyiapan bahan penyusunan perencanaan dan pelaksanaan program kegiatan di bidang kemitraan dan kerjasama pariwisata.
  2. Pelaksanaan koordinasi dengan Instansi Pemerintah, Pihak Swasta, Lembaga Pariwisata dan media informasi dalam rangka pembangunan dan pengembangan kepariwisataan, baik potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia.
  3. Penyiapan bahan pemrosesan pemberian rekomendasi dan/ atau perijinan di bidang kepariwisataan.
  4. Pelaksanaan kemitraan pariwisata melalui pembinaan dan pembentukan kelompok sadar wisata (Pokdarwis).
  5. Pelaksanaan kemitraan pariwisata melalui kegiatan pembinaan desa wisata.
  6. Pelaksanaan kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui kegiatan study banding, bimbingan teknis, sosialisasi dan pelatihan singkat bagi pokdarwis dan pengelolaan desa wisata.
  7. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi penerimaan retribusi daerah pada sektor kepariwisataan.
  8. Penyiapan bahan telaahan kajian dan analisis pengembangan kemitraan dan kerjasama pariwisata.
  9. Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas dan pemberian saran pertimbangan kepada atasan sesuai bidang tugasnya.
  10. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai bidang tugasnya.

 

Bidang Pemasaran

 

Bidang Pemasaran dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang memiliki tugas pokok membantu Kepala Dinas menyiapkan, menghimpun dan mengolah serta melaksanakan kegiatan di bidang pemasaran.

Dalam menyelenggarakan tugas pokok, Kepala Bidang Pemasaran mempunyai fungsimembantu mengkoordinir dan/atau memfasilitasi kegiatan di bidang pemasaran, yang meliputi:

  1. Perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis di bidang pemasaran dan pemberdayaan pelaku pariwisata.
  2. Penyusunan perencanaan dan pelaksanaan program di bidang pemasaran dan pemberdayaan pelaku pariwisata.
  3. Pelaksanaan koordinasi Instansi Pemerintah, Pihak Swasta dan Lembaga Pariwisata dalam rangka pemasaran dan promosi pariwisata.
  4. Pengumpulan dan pengolahan data untuk menganalisa pengembangan promosi dan pemasaran pariwisata.
  5. Perencanaan dan penyusunan strategi pemasaran serta pelaksanaan promosi pariwisata.
  6. Pengumpulan, penyusunan dan penyebarluasan bahan promosi pariwisata.
  7. Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas dan pemberian saran pertimbangan kepada atasan sesuai bidang tugasnya.
  8. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai bidang tugasnya.

Bidang Pemasaran, terdiri dari:

  1. Seksi Promosi Pariwisata;
  2. Seksi Pengembangan Pasar Pariwisata;
  3. Seksi Pengawasan dan Pengolahan Data Kepariwisataan.

Seksi masing-masing dipimpin oleh seorang kepala seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang.

Kepala Seksi Promosi Pariwisata  memiliki tugas pokok membantu Kepala Bidang dalam menyiapkan, menghimpun dan mengolah serta melaksanakan kegiatan di bidang promosi pariwisata.

Dalam melaksanakan tugas,  Kepala Seksi Promosi Pariwisata mempunyai fungsi melakukan kegiatan di bidang promosi dan pemasaran, meliputi:

  1. Penyusunan rencana kerja dan program kerja seksi promosi pariwisata;
  2. Pelaksanaan evaluasi bimbingan teknis wisata dan promosi;
  3. Penyiapan bahan pembinaan yang berkaitan dengan pengembangan pasar pariwisata;
  4. Pengumpulan dan pengolahan data statistik kunjungan wisata;
  5. Mengevaluasi dan menganalisa pasar dalam rangka kegiatan promosi pariwisata;
  6. Pengadaan dan penyebarluasan bahan promosi pariwisata;
  7. Pelaksanaan event pariwisata serta mengikuti event pariwisata, baik di dalam maupun luar daerah dalam rangka promosi pariwisata;
  8. Pelaksanaan koordinasi dengan Instansi Pemerintah, Pihak Swasta dan Lembaga pariwisata dalam rangka promosi pariwisata;
  9. Pelaksanaan study banding dalam rangka promosi pariwisata daerah.
  10. Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas dan pemberian saran pertimbangan kepada atasan sesuai bidang tugasnya;
  11. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai bidang tugasnya.

Kepala Seksi Pengembangan Pasar Pariwisata memiliki tugas pokok membantu Kepala Bidang dalam menyiapkan, menghimpun dan mengolah serta melaksanakan kegiatan di bidang pengembangan pasar pariwisata.

Dalam melaksanakan tugas pokok, Kepala Seksi Pengembangan Pasar Pariwisata mempunyai fungsi melakukan kegiatan di bidang pengembangan pasar pariwisata, meliputi:

  1. Melaksanakan dan menyiapkan bahan koordinasi dalam rangka pengumpulan, pengolahan bahan-bahan informasi pariwisata yang akurat dan up to date .
  2. Melaksanakan dan menyiapkan bahan-bahan informasi pariwisata sesuai dengan standar, kriteria, norma dan prosedur yang berlaku bagi segmen pasar dalam dan luar negeri.
  3. Melaksanakan dan menyiapkan bahan distribusi bahan-bahan informasi pariwisata pada segmen pasar pariwisata di dalam dan diluar daerah termasuk pada pintu masuk kedatangan wisatawan.
  4. Melaksnakan dan menyiapkan bahan laporan dan evaluasi pelaksanaan tugas seksi pengembangan pasar pariwisata .
  5. Pembinaan dan pendataan pelaku usaha pariwisata meliputi kelompok usaha pengrajin souvenir, kelompok usaha pemuda kreatif dan pelaku usaha pariwisata lainnya sesuai bidang tugasnya.
  6. Pelaksanaan study banding bagi pelaku usaha pariwisata.
  7. Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas dan pemberian saran pertimbangan kepada atasan sesuai bidang tugasnya.
  8. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai bidang tugasnya.

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengolahan Data Kepariwisataan memiliki tugas pokok membantu Kepala Bidang dalam menyiapkan, menghimpun dan mengolah serta melaksanakan kegiatan di bidang pengawasan dan pengolahan data kepariwisataan.

Dalam melaksanakan tugas, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengolahan Data Kepariwisataan mempunyai fungsi melakukan kegiatan di bidang pengawasan dan pengolahan data kepariwisataan, yang meliputi:

  1. Penyusunan perumusan dan perencanaan kegiatan teknis pengawasan pengelolaan usaha pariwisata.
  2. Pelaksanaan koordinasi Intansi Pemerintah, Pihak Berwajib, Lembaga/Tokoh Masyarakat dan Pihak Swasta dalam rangka pelaksanaan pengawasan terhadap dunia usaha pariwisata serta kunjungan wisata.
  3. Penghimpunan, pengolahan dan menganalisa data kepariwisataan dalam rangka promosi dan pemasaran pariwisata daerah.
  4. Pelaksanaan pemasaran dan promosi pariwisata melalui website maupun media informasi pariwisata lainnya.
  5. Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas dan pemberian saran pertimbangan kepada atasan sesuai bidang tugasnya.
  6. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai bidang tugasnya.