Majene – 20 Lurah dan beberapa Camat mengikuti sosialisasi pedoman lembaga kemasyarakatan kelurahan (LKK) yang dilaksanakan Bagian Tata Pemerintahan Setda Majene, Rabu, 27 Juli 2022.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang rapat Wakil Bupati yang dibuka langsung oleh Bupati Majene.

Sekda Ardiansyah yang turut hadir mengingatkan para lurah dan juga camat agar tiap permasalahan dan juga kendala tidak semua harus di laporkan ke Bupati.

“Seharusnya kata Sekda dapat di selesaikan sesuai level atau tingkatannya. Jika itu di tingkat kelurahan maka jalur koordinasinya di tingkat kecamatan. Jika itu persoalan ┬ásudah di level kecamatan maka jalur koordinasinya bisa di level kabupaten melalui sekda ke ke pimpinan,” katanya.

Hal tersebut sangat penting mengingat perspektif lurah dan camat sudah berbeda saat ini, dengan berbagai persoalan yang ada di masyarakat harus di selesaikan dengan regulasi yang ada.

Mantan Sekda Mamasa ini juga berharap tidak akan ada lagi yang merepotkan pimpinan, Sekda akan bertugas untuk memfilter setiap isu yang masuk kecuali ada hal yang prinsipil dan membutuhkan kebijakan khusus.

Sekaitan dengan pembentukan lembaga kemasyarakatan kelurahan (LKK) Kabupaten Majene melalui Perbup Majene Nomor 26 tahun 2021, Bupati Majene Andi Achmad Syukri berharap ada persamaan persepsi terhadap regulasi yang berlaku, termasuk melaksanakan sosialisasi secara berjenjang sehingga ada pemahaman dan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip negara hukum.

Ia juga mengingatkan kepada perangkat perangkatnya agar tetap mencermati setiap regulasi.

“Perbup tentang lembaga kemasyarakatan dan kelurahan harus dilakukan sosialisasi secara berjenjang sehingga pemahamannya tidak bertentangan,” ucapnya.

Dalam sosialisasi itu, bertindak selaku narasumber adalah Asisten Pemerintahan Mustamin dan Kabag Hukum Setda Majene Ruski Hamid.