Kab. Majene kembali mengirim Calon Tenaga Kerja ke BDI Surabaya yang berjumlah 29 orang untuk mengikuti diklat angkatan XXI yang berlangsung 23 Agustus – 9 September 2019, para Calon Tenaga Kerja  asal Majene ini diantar langsung oleh Bupati Majene Dr. H. Fahmi Massiara, MH bersama Kadis Tenaga Kerja Majene Drs. Lawaji dan diterima di Surabaya oleh kepala BDI Surabaya (Balai Diklat Industri) “Mohadi, S. Sos, MM”. Jum’at, 23 Agustus 2019.

Selanjutnya para peserta atau tenaga kerja dari Majene ini akan dilatih selama 18 hari di BDI Surabaya, setelah lulus akan diberikan sertifikat pelatihan dan ditemptkan di industri garmen (PT. Sritex Solo) dengan  kontrak kerja selama 2 Tahun, dan akan mendapatkan upah dasar sebesar atau sesuai dengan UMK Kota Solo. Pelatihan yang diikuti menggunakan  Sistem 3 in 1. Karena Pelatihannya di BDI Surabaya, mendapatkan Sertifikat dari BDI Surabaya dan selanjutnya ditemptkan di industri garmen di Kota Solo.

 

Pada kesempatan ini Bupat Fahmi Massiara mengapresiasi atas fasilitas yang telah diberikan oleh kepala BDI Surabaya. “Kepada para instruktur pembimbing dan pembina kami titip anak2 kami dari Majene dan juga dari daerah lain untuk senantiasa di bimbing. Kepada para peserta tetap semangat belajar kembangkan potensi diri jaga nama baik dan Nama daerah untuk meraih sukses. Ini upaya kami pemerintah daerah agar para pencari kerja tidak terpaku pada pekerjaan PNS, terlebih adanya larangan dari pemberi tah pusat u/ menerima tenaga honorer tetapi semua itu akan Terakomodir lewat P3K” Ungkapnya saat Pembukaan Diklat di BDI Surabaya.

Harapan Bupati Majene  agar memenuhi harapan visi MP3 yaitu Profesional, dimana para pekerja ini tentunya akan menjadi pekerja yg profesional dibidang Garmen setelah mereka melakukan magang, Penyerapan tenaga kerja secara simultan, Menciptakan kemandirian bagi yg berpotensi dan membuka peluang usaha konveksi.

     

Sumber : Irwan Susanto (Bapeda Majene)