Setelah melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok masyarakat di Pasar Sentral, TPID menggelar rapat koordinasi dalam rangka menjaga laju inflasi Kabupaten Majene tetap terkendali menjelang hari besar keagamaan dan tahun baru, pada Jumat, 12 Desember 2019.

Rapat dihadiri berbagai pihak, dari Kodim 1401 Majene, Polres Majene, Badan Pusat Statistik, Bulog Majene, serta seluruh kepala OPD se-Majene yang tergabung dalam TPID, dipimpin Wakil Bupati Majene, Lukman.

Lukman menekankan agar TPID Majene tetap mengantisipasi potensi kenaikan harga menjelang natal dan tahun baru.

Lukman juga mengapresiasi anggota TPID yang telah bekerja dengan baik sepanjang tahun 2019.

“Kita semua telah menunjukkan kinerja yang sangat baik dalam mengemban amanah dengan menunjukkan koordinasi yang sangat baik dan dukungan penuh pada program pengendalian Inflasi di daerah kita, karena itu Pemkab Majene memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua anggota tim yang telah berperan aktif dalam upaya pengendalian infalasi,” kata Lukman.

Dalam rapat tersebut, Ahmad Rafli Nur, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian megusulkan agar hasil pantauan harga serta perkembangan inflasi di Majene bisa terintegrasi ke website kominfo sebagai salah satu perwujudan program smart city.

Sementara Mihtar, Kepala Dinas Perhubungan mengusulkan agar Pasar Lembang diaktifkan kembali.

“Bila pasar lembang aktif, kami akan bekerjasama dengan Disperindagkop dan Bapenda akan membuat trayek pete-pete (angkot) untuk memasuki kawasan pasar, jadi semua pete-pete baik itu dari wonomulyo wajib melintas ke dalam pasar,” usul Mihtar.