Yayasan Pesantren Wahdah Islamiyah  Majene menggelar acara Wisuda Santri Rumah Qur’ani Utsman Bin Affan II yang dirangkaikan dengan Pengajian Akbar Orangtua Santi & Tasyakuran  di LPMP Sulbar, 15 September 2019.

Dalam acara bertema menjadi generasi Qur’ani yang dibanggakan ummat tersebut, Yayasan WI Cab. Majene mewisudakan 14 Santri, yang terdiri dari:

  • Santri yang telah menyelesaikan Juz 29 sebanyak 5 orang
  • Santri yang telah menyelesaikan Juz 30 dan 29 sebanyak 7 0rang
  • Santri SDIT Tahfidzul Qur’an yang telah menyelesaikan juz 30 sebanyak 3 orang

Selain acara wisudah santri, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Pengajian Akbar Orang Tua Santri yang mengundang seluruh orang tua santri baik orang tua santri Rumah Qur’ani Pusat maupun para orang tua dari Rumah Qur’ani Cabang, juga orang tua murid SDIT Tahfidzul Qur’an Lembang.

Acara ini juga dimeriahkan dengan acara tasyakuran para ibu- ibu yang telah selesai mempelajari Dirosa “Pendidikan Al Qur’an Orang Dewasa” Angkatan ke 2.

Kegiatan wisuda dihadiri oleh Asisten I, Nahdah Bahit Fattah yang berpesan agar para orangtua dapat memberikan fasilitas terhadap anak-anaknya dalam mendalami ilmu Al qur’an. Anak-anak juga diharap dapat patuh dan menjaga etika dan akhlak terhadap annangguru atau para ustadzah yang ada di rumah qur’an, karena dari merekalah santri bisa mendapatkan ilmu qur’an dan hadits.

Lebih lanjut, Nahdah berharap santri tahfidz dari Rumah Qur’an dapat menjadi Imam-Imam Masjid yang berkarakter, berakhlakul karimah dan memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar, serta berterimakasih kepada Rumah Qur’ani Ustman Bin Affan dapat mencetak generasi qur’ani yang dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi diri sendiri, keluarga namun juga bagi nusa dan bangsa.

Pada acara ini juga disampaikan laporan ketua panitia yang disampaikan oleh Ketua Yayasan Wahdah Islamiyah Majene bahwa Rumah Qur’ani Utsman bin Affan telah mencoba memberi warna Al Qur’an terhadap generasi islam khususnya anak-anak di  kab Majene sejak April 2014 lalu.

Seiring dengan perkembangannya, rumah Qur’ani senantiasa mencoba memperbaiki layanan pendidikan Al Qur’an terhadap anak anak khususnya yang berada pada usia 6 sampai 12 tahun, baik dengan senantiasa memperbaiki sistem pengajaran maupun peningkatan kualitas para pengajar melalui pembinaan dan pelatihan-pelatihan pendidik.

Rumah Qur’ani Utsman bin Affan saat ini telah memiliki 3 cabang yakni cabang Pamboang, cabang Somba Sendana, dan Cab. Tande Banggae Timur, dengan total santri  190 orang.

Ketua dewan Wahdah Islamiyah wilayah Sulawesi Barat juga menyampaikan beberapa harapan, bahwa Iptek dan Imtaq dapat seiring sejalan dalam kehidupan para generasi qur’ani ini nantinya, sehingga mereka dapat menjadikan Al-Quran sebagai solusi dalam menghadapi sebuah permasalahan dalam kehidupan, dan hal ini hanya dapat terwujud dengan membuat generasi kita sedari kecil dapat mencintai Al Qur’an.

Suasana haru pun menyelimuti acara ini saat para santri wisudawan menyematkan mahkota di kepala orangtua mereka, mereka sempat menagis terisak-isak saat memeluk orangtua sebagai ungkapan terimakasih cinta dan kasih sayang. Begitupun orangtua para santri dan para undangan yang hadir, mereka pun tak luput dari keharuan yang mendalam. Penyematan mahkota secara simbolik ini merupakan gambaran dari sebuah Hadits Nabi yang menyebutkan bahwa siapa yang menghafal  Alquran, mengkaji, dan mengamalkan, Allah akan memberikan mahkota bagi kedua orangtuanya dari cahaya yang terangnya seperti matahari.

Sumber : Aulia (Diskominfo Majene)